Sunday, November 1, 2015

BAHAYA MUSIK BISA MEMPENGARUHI ANAK MENGGUNAKAN NARKOBA,....

 Para peneliti telah menghitung seberapa sering penyanyi atau grup musik dunia mencantumkan beberapa jenis ganja atau obat-obat terlarang dalam lirik lagu-lagu mereka. Dari hasil penghitungan ini ditemukan, remaja yang mendengar lagu-lagu tersebut akan menjadikan lirik tersebut sebagai referensi baru untuk melakukan pendekatan pada obat-obatan terlarang.
Berdasarkan penelitian, semua yang disiarkan atau diputar lewat media bisa dengan mudah diserap oleh anak-anak, dan bisa memberikan pengaruh secara perlahan terhadap perilaku mereka. Terutama anak-anak di usia remaja, mereka sangat mudah dipengaruhi media, mulai dari musik sampai film. Pasalnya, mereka memiliki ciri-ciri kepribadian yang masih berkembang.
Sebuah studi baru meneliti para pengguna ganja yang dikorelasikan dengan musik. Penelitian ini melibatkan sekitar 1.200 siswa SMA di wilayah Pittsburgh, AS. Survey meliputi berbagai pertanyaan tentang informasi demografis, narkoba dan alkohol, nilai agama, dan keterlibatan orang tua. Termasuk dalam survei ada beberapa pertanyaan mendasar tentang kebiasaan mereka mendengarkan musik, dan siapa saja musisi favorit mereka.
Dalam setiap kasus, para peneliti menemukan sejumlah besar variabel yang bisa mempengaruhi remaja menggunakan ganja. Penggunaan ganja ini ternyata bisa dipengaruhi juga karena kelalaian orangtua dalam mengasuh anaknya. Biasanya anak yang kurang perhatian dan kasih sayang orangtuanya akan melakukan petualangan sendiri hingga ia terpengaruh mengonsumsi ganja.
Namun, kini musik menjadi ukuran para peneliti untuk mengetahui sejauh mana pengaruhnya kepada remaja yang akhirnya menjadi pengguna narkoba.Hasil penelitian menunjukkkan, para remaja yang menyaksikan langsung acara musik memiliki peluang dua kali lipat terpengaruh menggunakan ganja dan narkoba lainnya. Asosiasi ini meneliti melalui analisis multivariasi, yang dikendalikan dan berkontribusi memberi pengaruh potensial lainnya. Sayangnya, hasil penelitian ini dinilai kurang signifikan secara statistik.
Meskipun mengalami keterbatasan studi, namun hasilnya diketahui, perilaku remaja yang mengarah pada penggunaan narkoba ternyata mendapat pengaruh kuat dari media. Mereka mengenal obat-obatan terlarang justru karena adanya ekspos yang terus-menerus lewat media. Sehingga dari perkenalan itu mereka mulai mencoba mengonsumsi sendiri.
Tapi, ada satu cara yang diyakini bisa jadi penangkalnya. Yakni, melalui program pendidikan mengenali dan menafsirkan pengaruh media pada remaja. Ini mungkin akan lebih efektif jika mereka terfokus mendalami dampak-dampak yang lebih signifikan dari pengaruh media. Untuk itu, remaja juga perlu diajak mengikuti program pendidikan khusus mengetahui dampak media, agar tak mudah terjerumus narkoba.
Oleh karena itu hati-hati ya dalam memilih lagu untuk anak-anak. Silakan tinggalkan komentar Anda di bawah ini!



(dokteranak)

6 TRIK MENJADIKAN ANAK YANG TERBAIK

Image result for anak juara
Seringkali, orangtua datang kepada piskolog dan menceritakan bahwa sekolah mereka mengontak orangtua terkait dengan masalah perilaku anak, perhatian atau proses pembelajaran dan sekolah ingin anak-anak diuji.
Meskipun beberapa tes akan membantu anak-anak mendapatkan perlakuan khusus, kebanyakan tes saat ini terlalu fokus pada apa yang anak-anak tidak bisa lakukan daripada apa yang dapat mereka lakukan.
Setiap anak pada dasarnya memiliki banyak cara untuk menjadi cerdas dan berhak mendapatkan kemampuan mereka belajar untuk dikenal, dipuji, dan dipupuk. Studi di Universitas Harvard mendukung hal ini, bahwa anak-anak dapat mendemonstrasikan kecerdasan melalui berbagai cara melalui kata-kata, angka, musik, gambar, kemampuan atletik atau ketangkasan, serta perkembangan emosi dan sosial.
Orangtua memainkan peran penting dalam membangkitkan kemampuan belajar anak yang terpendam tersebut atau mengembangkan kepiawaiannya saat ini melalui pengalaman yang diberikan kepada anak di lingkungan rumah.
Berikut ini cara menjadikan yang terbaik dalam diri anak Anda :
• Hindari membandingkan anak dengan anak lain
Bantu anak untuk membandingkan dirinya dengan pencapaian masa lalunya.
• Jangan suap anak dengan hadiah
Memberikan insentif agar anak dapat meraih sesuatu menandakan bahwa pembelajaran tersebut sebenarnya tidak bermanfaat.
• Dengarkan cerita dan celoteh anak
Hal yang sangat dia pedulikan dapat memberikan petunjuk tentang kemampuan spesialnya.
• Biarkan anak menemukan minatnya sendiri
Perhatikan aktivitas yang dipilihnya. Kesempatan untuk bermain bebas ini dapat banyak menunjukkan dimana kemampuan khusus yang dimilikinya.
• Bertanyalah
Bantu anak Anda untuk menjadi terbuka ke berbagai hal menarik di dunia dengan menanyakan beberapa pertanyaan seperti: Kenapa langit berwarna biru? Temukan jawabannya bersama.
• Jangan paksa anak untuk belajar
Jika anak-anak dikirim ke kursus khusus setiap hari untuk belajar dengan harapan mereka dapat mengembangkan kemampuan belajar mereka, mereka mungkin bisa menjadi terlalu stres atau lelah untuk bersinar. Semangati, namun jangan paksakan.
Gimana guys menurut kalian? Silahkan tinggalkan komentar anda dibawah ini!




(doktersehat.com)

DAMPAK BURUK ANAK YANG DIBEKALI IPAD

Image result for anak hp
Tampaknya saat ini ini tak jarang orang tua yang membekali anak-anaknya dengan iPad. Entah hanya sekedar untuk melihat film atau bermain game.
Bahkan tidak sedikit pula yang menggunakan iPad sebagai sarana untuk menenangkan anaknya yang sedang rewel, dan terbukti terkadang hal itu berhasil.
Meskipun, pemakaian iPad dirasa paling menolong bagi sebagian orang tua untuk mengurus anaknya, Tetapi tidak demikian dengan seorang psikolog yang bernama Dr. Richard House, yang berpendapat bahwa berbagi iPad pada anak-anak adalah ide yang kurang baik.
Dr. House bahkan menyebutkan bahwa orang tua yang berbagi iPad kepada mereka dianggap melecehkan anak-anak. Dianggap demikian sebab mengakses aplikasi di tablet bisa berbagi anak-anak tersebut sebuah pengalaman yang menyimpang dari dunia nyata.
Mengenalkan anak-anak pada dunia virtual malah akan membingungkan mereka ketika seharusnya mereka berhadapan dengan dunia nyata. Mengenalkan dunia tekno-magis tersebut sama saja dengan merubah tatanan alam, ungkap Dr. House, seperti dikutip dari laman Ubergizmo, Jumat (25/9/2015).
Dr. House juga meningkatkankan bahwa jika hal itu relevan dengan keadaan otak anak-anak yang masih dalam bagian pengembangan. Sebab, menurutnya gambar elektronik yang ditampilkan di layar iPad akan mengakibatkan anak-anak mengalami pengalaman secara tidak langsung dan menyimpang dari sebetulnya.
Memberikan iPad pada anak-anak memperlihatkan betapa arogannya teknologi modern yang seolah tanpa batas. Atas dasar ini saya berani mengatakan bahwa berbagi iPad pada anak-anak adalah salah satu bentuk pelecehan, tutup Dr. House.
Dr. House bukanlah satu-satunya ahli yang berpikiran bahwa berbagi iPad pada anak-anak berakibat kurang baik. Sebelumnya, anggota Association of Teachers and Lectures Inggris juga mengungkapkan bahwa berbagi tablet pada anak-anak berumur 3-4 tahun bisa membuat mereka sulit memahami ruang nyata dan mengurangi ketangkasan jari-jari mereka.(doktersehat)

WAKTU TERBAIK MEMBERIKAN HP PADA ANAK,...

Image result for anak hp
Kini, rasanya hampir semua orang memiliki telepon genggam. Bahkan anak-anak usia sekolah dasar juga dibelikan telepon genggam oleh orang tuanya.
Peneliti dari Boston University School of Medicine di Amerika Serikat, Jenny Radesky, mengatakan bahwa terlalu lama seorang anak menatap layar ponsel, komputer, dan televisi dapat menurunkan perkembangan berbahasanya dan keterampilan sosialnya. Apalagi, saat ini sejumlah siaran di televisi menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan ejaan yang disesuaikan (EYD).
Perangkat ini juga dapat menggantikan kegiatan dari tangan si anak untuk pengembangan sensorik dan keterampilan visualnya yang begitu penting untuk pembelajaran dan penerapan ilmu pengetahuan dan matematika, kata Jenny dikutip dari Times of India, Kamis (5/2/2015).
Meski begitu, bukan berarti aplikasi yang ada di ponsel tidak baik bagi si anak. Dengan catatan, kegiatan itu dilakukan bersama dengan orangtuanya, baik ibu maupun ayah.
Dengan menggunakan media interaktif bersama-sama dapat meningkatkan nilai pendidikannya, kata Jenny menambahkan.(doktersehat)

ANAK NGAMUK, JANGAN TENANGKAN DENGAN BERI IPAD ATAUPUN HP, BISA BERAKIBAT FATAL PADA TUMBUH KEMBANG ANAK.

Image result for anak hp
Sejumlah orangtua zaman sekarang lebih memilih memberikan anaknya iPad atau smartphone (telepon selular) agar tenang ketika mengamuk. Padahal, cara ini bisa merusak otak anak-anak.
Peneliti menemukan, menggunakan media seperti telepon selular (ponsel) agar tenang bisa mencegah perkembangan anak dengan metode peraturan diri sendiri.
Meskipun aplikasi e-book dan belajar membaca terbukti berguna, tapi ini sampah jika digunakan pada anak-anak di bawah usia 2,5 tahun. Cara yang paling efektif itu jika dilakukan orangtua.
Penelitian sebelumnya menemukan anak-anak di bawah usia 30 bulan tidak bisa belajar dari televisi dan video, mereka bisa berinteraksi dari kehidupan nyata.
Menurut penelitian itu, bayi dan balita belajar dengan baik melalui tangan dan pengalaman tatap muka.
Perangkat mobile ada di mana-mana dan anak-anak menggunakannya lebih sering di usia muda, kata Instruktur Klinis di Boston University School of Medicine, Dr Jenny Radesky seperti dilansir Mailonline, Selasa (3/2/2015).
Menurutnya, perangkat mobil ini bisa berdampak pada perkembangan dan perilaku anak-anak. Telah dipelajari dengan baik bahwa keseringan menonton televisi menurunkan perkembangan bahasa dan keterampilan sosial anak-anak, kata Dr Radesky.
Ia menjelaskan, penggunaan media ponsel ini bisa menghabiskan waktu yang harusnya digunakan untuk berinteraksi dengan manusia secara langsung. Penggunaan perangkat berat selama masih kecil bisa mengganggu perkembangan keterampilan empati, sosial, dan pemecahan masalah yang biasanya diperoleh dengan menjelajahi, bermain terstruktur dan berinteraksi dengan teman sebaya, katanya
Perangkat ini, lanjut Dr Radesky, juga menggantikan kegiatan penting dengan tangan untuk pengembangan sensorimotor dan keterampilan visual motor.
Jika perangkat ini menjadi metode utama untuk menenangkan dan mengalihkan perhatian anak-anak, apakah mereka akan bisa mengembangkan mekanisme internal mereka dalam membuat aturan sendiri, ujarnya. (doktersehat)

TAUKAH ANDA, AKIBAT DARI BERLEBIHAN MEMUJI ANAK!!....

Image result for anak memuji
Saat anak berperestasi, jangan ragu-ragu untuk memujinya. Karena ternyata pujian bisa membangun rasa percaya dirinya. Namun, jangan lantas berlebihan memujinya karena justru tak baik untuk perkembangannya.
Dalam studi yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti melakukan analisis terhadap 565 anak-anak usia 7-12 tahun dan orangtuanya untuk menemukan asal usul narsisme. Mereka diwawancarai empat kali dalam 18 bulan.
Anak-anak yang orangtuanya sering mengungkapkan bahwa mereka adalah anak paling istimewa lebih mungkin tumbuh menjadi anak yang seolah-olah lebih baik dibandingkan orangtuanya. Meskipun harapan orangtua untuk memuji sang anak untuk meningkatkan kepercayaan dirinya, bila berlebihan malah membahayakan diri si anak sendiri, tutur peneliti dari University of Amsterdam, Eddie Brummelman.
Lalu bagaimana cara tepat tingkatkan percaya diri anak? Menurut Brad Bushman yang juga penulis lain dalam studi ini ungkpakan bahwa penekanan harus lebih pada cinta dan kasih sayang bukan membuat pandangan atas dirinya sendiri.
Sangat penting untuk mengekspresikan kehangatan pada anak karena dapat mendongkrak harga dirinya tapi jika berlebihan bisa membuat ia miliki narsisme yang tinggi, ujar Brad seperti dilansir Good Housekeeping, Selasa (23/3/2015).(doktersehat.com)

Tuesday, October 20, 2015

child care course

Childcare Training- Advantages And Disadvantages Of Schools

Jan 09, 2012 • By  •
Everyone is wondering if it would be best to register to an online childcare trainingprogram or a traditional way of studying the course. We all know that due to the progress of technology, we can now do our schooling and gain our diploma, certificate and so on through the internet. However, is this the best option for you? In order to help you understand more of this and to help you decide which of the two is better, below are some facts that might set your plans.

The advantages of studying online
There are many aspects that made studying online advantageous. Time is the best advantage that this type of educational system offers. This means that you can choose the schedule of classes that best fits your day to day routine. Its cost-effectiveness is just another example, which is a big thing for students on a budget. These two things are only some of advantages of learning childcare training online.

Disadvantages of studying online
Prone to scam, this is how online transaction looks to the public. This is also said to be one of the most common disadvantages when it comes to studying online. Another example of this is no hands on training, which can be important if you want to have an experience in taking care of children.

The advantages of traditional schooling
You can have an actual training of how to take care of children. You can directly approach the person in-charge for urgent answers on things that sound uncommon to you during the discussion. The said things are only few of the numerous advantages of traditional education.

Disadvantages of traditional education
Learning childcare training program in a reputable school outside the online community can be a bit expensive. You are more likely to face low to heavy traffic each class schedule, which will really consume time and can result to why you'll be late. This can really affect your learning.

In conclusion, there are advantages and disadvantages of doing your studies online or in a traditional way. However, online school programs are getting popular and are the common choice of many, this involves childcare training education. Therefore, it would be best if you can research for the best online school that will not only offer a cheap price but also quality education. This will be your ticket in applying for a position that is around childcare. 
http://www.articlesbase.com